Senin, 21 April 2014

Baekhyun ft Chen - Really I Didn't Know

[Baekhyun] Keutorok saranghaetdoen geu saram ireobeoritgo
taoreunuen nae maeumman heunetkkyeo unne
[Chen] Keutorok mitdeowatdeon geu saram doeraseol juriya
yejeoneneun mollasone jinjeong nan mollane

[Chen] Nugu inkka bureojuneun hwibaramssori
[Baekhyun and Chen] Haengyeona chajajulkka geu nimmianiolkka
gidarineun maeum heomuhaerra

[Baekhyun] Keutorok mitdeowatdeon geu saram ([Chen] geu saram) doeraseol juriya ([Chen] Hoo uwooo hooo)
[Baekhyun and Chen] Yejeoneneun mollasone jinjeong nan mollane...
[Chen] Hooooo [Baekhyun] Huuuuuu

[Chen] Nugu inkka bureojuneun hwibaramssori
[Baekhyun and Chen] Haengyeona chajajulkka geu nimmianiolkka
gidarineun maeum hoemuhaerra ([Baekhyun] Hoooo)

[Chen] Keutorok mitdeowatdeon geu saram doeraseol juriya
[Baekhyun] Yejeoneneun mollasone jinjeong nan mollane
[Baekhyun and Chen] Yeahhhh... hoooo uwooo...
[Baekhyun] Huuuuu aaaa

[Chorus] Taoreunuen ([Chen] taoreunuen) nae maeumman ([Chen] nae nuneulmman) heunetkkyeo uneun ([Chen] unne)
[Baekhyun] Woooo..hoooo...
[Chen] Keutorok mitdeowatdeon geu saram ([Baekhyun] geu saram) doeraseol juriya ([Baekhyun] wooohuuuwooo yeahh)

[Chen and Baekhyun] Yejeoneneun mollasone
[Baekhyun] Jinjeong nan mollane
[Chen] Jinjeong nan mollane..........
[Baekhyun and Chen] Yeahhhhhhh.........

Minggu, 23 Maret 2014

PEMILU 2014 GOLPUT TETAP MENINGKAT



 

Berbicara mengenai Pemilu tentu saja tidak luput dari masalah golput. Masyarakat lebih memilih golput daripada memilik wakil rakyat, partai, pemimpin daerah ataupun presiden dalam Pemilu. Hal ini disebabkan karena masyarakat tidak percaya pada para elit politik dan para pemimpin akibat perilaku mereka yang  kerap kali mengecewakan rakyat, seperti korupsi dan mengumbar janji-janji saat kampanye kemudian setelah mereka sudah menjadi pejabat, mereka lupa akan janji-janji yang pernah dilontarkan. Golput di Indonesia terus meningkat dalam setiap Pemilu di Indonesia. Pada Pemilu Legisllatif 1999 jumlah golput hanya sebesar 6,3%, pada Pemilu 2004 menjadi sekitar 16 %, dan pada Pemilu 2009 meningkat lagi menjadi 29,1%. Lalu, bagaimana dengan Pemilu tahun 2014? Dengan begitu hancurnya citra para elit politik dan para pemimpin di mata masyarakat saat ini dapat dipastikan tingkat golput akan meningkat dari Pemilu tahun 2009. Terutama dikalangan remaja lebih banyak memilih untuk golput. Dari kenyataan yang saya lihat di sekitar saya sudah dapat dipastikan akan banyak yang memilih untuk golput di kalangan pemuda. Seperti di kampus saya, BEM sudah bekerja sama dengan KPU agar mahasiswa yang dari luar kota dan luar pulau bisa memilih caleg dan capres dikampus, dengan maksud untuk menekan tingkat golput di kalangan mahasiswa. Namun, yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Sampai akhir maret ini masih banyak mahasiswa yang acuh tak acuh terhadap upaya BEM dan KPU tersebut. Dari beberapa orang yang saya tanyakan apakah mereka akan mengikuti pileg dan pilpres, sebagian besar menjawab tidak akan ikut pilpres dan pileg karena mereka menganggap para elit politik dan para pemimpin itu sama saja. 
Sebenarnya, masih banyak dari elit politik yang dapat dipercaya, tapi yang bagus sudah tertutup oleh yang jelek, sehingga masyarakat selalu menganggap para elit politik sama saja tidak ada yang dapat dipercaya. Seharusnya para elit politik dan para pemimpin dapat belajar dari hal-hal yang sudah terjadi agar masyarakat dapat mempercayai mereka. Tetapi, sebagian besar dari mereka selalu mengulang keburukan yang telah terjadi sebelumnya, mereka bukannya memperbaiki suasana tetapi malah memperburuk suasana. Sehingga masyarakatpun semakin tidak mempercayai mereka. Hal inilah yang menjadi penyebab utama golput dalam Pemilu di Indonesia terus meningkat.

Sabtu, 22 Maret 2014

Indonesia Memilih


Hallo Indonesia! :)
Sebentar lagi negara kita tercinta Indonesia akan mengadakan pesta demokrasi.
Seluruh warga Indonesia memiliki hak untuk memilih wakil rakyat dan memilih pemimpinnya.
Namun, saat ini kita lihat banya para wakil rakyat dan para pejabat negara yang melakukan tindakan yang sangat mengecewakan. 
Seperti yang kita lihat juga saat ini para caleg dan calon pemimpin sering mengobral janji pada rakyat.
Pada saat-saat yang seperti ini mereka semua berlomba-lomba untuk terjun langsung ke masyarakat dan mencari perhatian masyarakat untuk meraih suara yang banyak dalam PEMILU.
Mereka juga berlomba-lomba memberi sumbangan  dalam bentuk yang beragam pada masyarakat.
Namun, apakah semua itu akan mereka lakukan setelah menjadi pejabat nantinya??
Jawabannya sudah menjadi rahasia publik, bahwa setelah mereka sukses meraih suara banyak dan duduk di kursi pejabat, sebagian besar dari mereka lupa akan janji-janjinya pada masyarakat dan hanya memikirkan bagaimana caranya agar modal yang telah mereka keluarkan selama kampanye dapat kembali atau mendapat yang lebih dari modal yang dikeluarkan. Sehingga banyak dari mereka yang berfikir singkat dan mengambil jalan pintas, yaitu korupsi.
Tapi apakah semua wakil rakyat dan pemimpin kita seperti itu?
Tidak! Tidak semua dari mereka seperti itu. Masih banyak orang yang dapat mengemban amanah. Namun, masyarakat pun harus pintar dalam memilih wakil rakyat dan memilih pemimpin.
Nah, agar tidak salah pilih pemimpin, kita harus tau seperti apa sih kriteria untuk pemimpin yang baik.

Pertama, calon presiden harus beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini sesuai dengan Pancasila pada sila pertama yaitu : “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Calon presiden dengan tingkat keimanan dan ketakwaan yang baik tentu akan menjadikan negara akan bermartabat. Seorang pemimpin tentu segala gerak-geriknya akan ditiru oleh masyarakatnya.

Kedua, calon presiden harus memiliki sifat jujur. Dengan kejujuran yang dimiliki tentu akan menjadikan negara terkendali. Dengan jujur dalam mengelola dana misalnya, maka tidak akan ada kasus korupsi.

Ketiga, calon presiden harus memiliki sifat terbuka. Dengan keterbukaan dalam hal urusan kepemerintahan kepada rakyatnya, maka masyarakat akan mengetahui tindakan apa saja yang diambil oleh kepaka negara. Jadi tidak menjadi rahasia perusahaan bagi pemerintah, melainkan rahasia umum alias semua warga masyarakat mengetahuinya.

Keempat, calon presiden harus adil dan bijaksana. Dalam hal ini presiden harus menyamaratakan rakyatnya. Tidak pandang apakah ada ikatan saudara atau apa. Misalnya dalam hal siapa yang salah dan siapa yang benar. Presiden harus bijaksana dalam menentukannya, yang salah tidak dipandang benar, dan yang benar tidak disalahkan.

Kelima, calon presiden harus bertanggungjawab akan semua tugas dan kewajibannya. Jika presiden sedang menjalankan suatu kewajiban, maka tidak akan berhenti ditengah jalan. Presiden harus menyelesaikan kewajiban itu tanpa terkecuali.

Keenam, calon presiden harus berwawasan luas. Dengan berwawasan luas maka akan menjadikan simbol negara bahwa negara Indonesia mementingkan pendidikan bagi setiap orang. Selain itu maka dapat menunjukkan identitas bangsa Indonesia sebagai bangsa yang bermartabat.

Ketujuh, calon presiden harus tegas. Baik dalam menentukan kebijakan,mengadili terdakwa, peraturan, dan yang lainnya. Disini tidak dianjurkan calon preseden yang plin-plan, yang tidak teguh pada pendirian.

Kedelapan, calon presiden harus daya empati, simpati, dan kepekaan terhadap masyarakatnya. Jika ada masyarakatnya yang sedang mendapat bencana maka sesegera mungkin pihak pemerintah memberikan pertolongan.

Kesembilan, calon presiden harus menguasai beberapa bahasa asing, termasuk bahasa Inggris. Disini perlu pemahaman yang tinggi, karena presiden akan sering melakukan kerja sama dengan negara lain dan tentunya akan menggunakan bahasa asing.

Kesepuluh, calon presiden harus memiliki visi dan misi yang jelas, serta memperjuangkannya dengan sekuat tenaga. Tidak lupa dengan tujuan awal bahwa akan lebih memajukan bangsa Indonesia dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat.

Kesebelas, calon presiden harus ramah dan disiplin. Keramahan akan membuat siapa saja senang dan bangga, apalagi jika itu dimiliki oleh presiden. Disiplin dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai kepala negara.

Keduabelas, calon presiden harus berwibawa dan berjiwa pemimpin. Seorang pemimpin yang berwibawa tentu akan lebih disegani oleh masyarakatnya daripada pemimpin yang tidak berwibawa. Seseorang yang memiliki jiwa pemimpin tentu akan mendukung kinerjanya, termasuk bagi calon-calon presiden di masa mendatang.

Selain memilih presiden yang tepat, kita juga harus memilih wakil rakyat yang tepat. Agar terjadi keselarasan antara pemimpin, wakil rakyat dan kita sebagai rakyat. Lalu seperti apa wakil rakyat yang patut untuk dipilih?

Caleg dari partai besar yang berpengalaman.
Partai yang sudah berpengalaman setidaknya telah banyak mengetahui situasi dan kondisi peta politik. Dengan demikian secara otomatis partai yang berpengalaman sudah tentu sangat menguasai medan politik serta mahir dalam memainkan politiknya. Jadi, jika caleg yang kita pilih berasal dari partai yang sudah berpengalaman, akan sangat menolong bagi caleg tersebut dalam memperjuangkan keinginan rakyatnya.

Caleg yang berpendidikan tinggi / dari kalangan akademisi.
Permasalahan bangsa yang sering dibahas di DPR sudah tentu sangat kompleks. Otomatis, seorang caleg membutuhkan logika yang sangat baik untuk memahami segala persoalan. Caleg yang berpendidikan tinggi tentunya mempunyai kapabelitas baik dalam memahami persoalan.
Caleg yang berpendidikan tinggi biasanya dalam menilai suatu persoalan selalu membuat riset dan mengumpulkan fakta-fakta yang lengkap, serta terbiasa memandang suatu persoalan dengan objektif dan proporsional sesuai dengan fakta yang ada.
Semakin tinggi jenjang pendidikan si caleg, semakin intelek juga cara berpikirnya. Misalnya, tipikal seseorang yang melanjutkan studi lanjut S2 atau S3 di suatu bidang ilmu sains, kecil kemungkinan orang tersebut haus dan tamak akan kekayaan materi. Sebab jika sejak awal orientasi mereka adalah uang, untuk apa mereka   bersusah payah menghabiskan waktu yang panjang hanya untuk belajar.  Sudah tentu tujuan utama mereka adalah pendidikan. Oleh karena itu semakin seseorang berilmu semakin cerdas cara berpikirnya dan semakin manusiawi cara hidupnya.
Namun, yang dimaksud disini bukan sekedar mempeoleh gelar abal-abal yang dapat dibeli dengan instan, melainkan gelar yang benar-benar di peroleh melalui proses pendidikan yang benar dalam bidang akademis.

Caleg yang latar belakang organisasinya banyak di bidang-bidang pengabdian masyarakat.
Dengan sering berkutatnya si caleg kepada hal-hal yang berkaitan langsung dengan masyarakat, hal tersebut menadadakan si caleg sudah terbiasa, mengerti, dan peka terhadapi keadaan real yang dihadapi masyarakat. Jangan lupa, seorang Obama memiliki track record yang sangat baik di bidang community service. Oleh karena itu caleg yang tepat sebaiknya berpengalaman dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Caleg yang punya website / blog pribadi (punya akun informasi yang bagus).
Hal ini mengindikasikan kepekaan seorang caleg dengan media informasi. Jika akses informasi tentang diri caleg kurang (tidak punya website / blog pribadi atau web yang memuat profil singkatnya ), tandanya caleg tersebut tidak niat dan menutup pintu bagi orang-orang yang ingin tahu tentang dirinya. Hal ini sama saja, si caleg kurang peka terhadap kebutuhan masyarakat yang ingin mengetahui informasi tentang calon wakil rakyatnya. Dengan demikian ketika si caleg menjadi anggota DPR, bagaimana mungkin caleg tersebut memiliki kepekaan terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat jika caleg tersebut tidak bisa membangun komunikasi dengan masyarakat melalui media internet.
Di jaman teknologi saat ini seharusnya profil caleg setidak-tidaknya dapat di searching melalui google internet atau sejenisnya. Sebab jika profil caleg tidak muncul ketika di search di google internet, tentu kredibilitas caleg tersebut akan dipertanyakan. Karena jika memang caleg tersebut memiliki kapasitas dan kapabelitas yang baik tentunya berita/profil si caleg dapat ditemukan melalui search google atau sejenisnya. Dengan demikian kita dapat menilai track record si caleg apakah pantas untuk dipilih. Sebab jika kita tidak memperoleh informasi yang akurat mengenai caleg maka itu sama saja kita membeli kucing dalam karung.

Jangan memilih caleg yang memberikan uang atau sembako.
Kadang-kadang orang mencalonkan diri sebagai anggota dewan akan mengikuti gaya berbisnis. Mengeluarkan modal terlebih dahulu kemudian berusaha mengembalikan modal tersebut dan kalau bisa meraih untung yang besar. Hal ini lah yang menyebabkan terjadinya korupsi. Bagaimanapun bentuk-bentuk politik uang seperti itu sudah jelas dilarang oleh undang-undang. Namun, sudah menjadi rahasia publik bahwa salah satu faktor penentu kemenangan seorang caleg adalah seberapa besar modal yang dimiliki dan dikeluarkan.

Jangan memilih caleg yang gagal mengurus keluarga dan rumah tangga.
Keluarga adalah salah satu wujud organisasi terkecil yang mencerminkan kepemimpinan seseorang. Sebelum ia mengurusi masyarakat dan negara, yang pertama kali akan ia urus tentulah keluarganya. Janganlah memilih caleg yang menyia-nyiakan keluarganya atau gagal mengurus keluarganya. Karena hal tersebut sudah mencerminkan bahwa ia adalah seorang  pemimpin atau wakil rakyat yang tidak baik. Mengurus keluarga saja sudah gagal, bagaimana ia bisa berhasil mengurus warga dan negara?

Indonesia adalah negara demokrasi, dimana kekuasaan tertinggi ada di tangan  rakyat. Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Nasib negara kita kedepan tentu ada ditangan rakyat itu sendiri. Jadi, sebagai rakyat kita harus cerdas dan berani. Agar negara kita kedepannya terus berkembang menjadi negara yang cerdas, tidak mudah terpecah belah dan tidak mudah diadu domba oleh negara lain. 
Bangkitlah Indonesiaku :)

Jumat, 21 Maret 2014

That's Love!

Katakan lah cinta jika cinta itu benar-benar brasal dari hati.
Tapi jangan pernah katakan cinta jika cinta itu hanya di bibir saja.
Jangan pernah bermain-main dengan kata cinta, karena cinta tidak untuk dipermainkan.
Cinta itu diciptakan Tuhan untuk dirasakan oleh hati manusia.
Cinta itu harus dijaga dengan sepenuh hati.
Cinta tidak butuh alasan.
Karena jika alasan itu pergi, maka cinta juga akan pergi bersamanya.
Cinta juga tidak harus dimiliki.
Biarkan dia bahagia, walaupun kita merasa sakit.
Tidak ada cinta tanpa pengorbanan.

Cinta Tapi Beda

Ada saat dimana aku merasa bahagia saat bersamamu
Tapi ada saat dimana aku merasa sedih dan ingin menitikkan air mata dalam kebahagiaan itu
Di satu sisi aku bahagia karena aku mencintaimu, aku selalu di dekatmu
Di sisi lain aku tahu semua itu tidak akan bisa dipertahankan
Ada perbedaan di antara kita yang tidak mungkin bisa bersatu tanpa ada pengorbanan salah seorang dari kita berdua
Ada sebuah benteng yang sangat tinggi menghalangi cinta kita, sebuah benteng yang tidak mungkin untuk kita lewati
Hanya luka jika kita terus bersama, karena jalan kita memang berbeda
Walaupun sebenarnya sulit dan tidak mudah untuk melupakan dan melepaskan mu
Walaupun cintaku padamu akan sulit untuk dipadamkan dan sulit untuk menggantikanmu dengan yang lain
Namun, aku tidak ingin berlarut-larut dalam pelukan orang yang salah
Aku yakin ini adalah jalan terbaik untuk kita, tanpa harus bersama, tanpa harus berdua
Percayalah bahwa aku akan selalu mencintaimu walau nanti engkau tak jadi milikku

Rabu, 11 Desember 2013

TULISAN BINGUNG!

Sebenarnya sih bingung mau nulis apa, tapi karena aku lagi bingung dan resah plus sedih, jadi ya udah nulis aja. Haah? Apaan sih?!
Kalian pasti pernah ngerasain gimana rasanya resah, bingung, dan tertekan.
Aaaarrrrggghhh!! itu rasanya pengen lenyap aja dari dunia. Jiiiaah lebay banget ya.. :D
Tapi aku serius nih, tertekan itu rasanya nggak enak banget. Bingung mau ngelakuin apa, semua serba salah.
Jadi, cuma bisa di pendam sendiri, nyesek sendiri, nggak bisa ngapa-ngapain dan cuma bisa nangis, nangis and than stress deh... >,<"
Bakalan kepikiran terus sama masalah yang bikin kamu tertekan itu.
Pokoknya mau ngapain aja jadi nggak fokus.
Kalau sudah seperti ini, ujung-ujungnya curhat sama sosial media, curhat sama diary, curhat sama temen.
Dari pada di pendam terus dalam hati, jadi tambah nyesek, tambah sakit, dan pastinya jadi makin tertekan.

Oke, tulisan aku sekarang sampai sini aja deh.
Karena aku bingung mau nulis apa.
Aku juga bingung mau ngapain.
Intinya AKU BINGUNG!

Jumat, 06 Desember 2013

SKENARIO FILM PENDEK TENTANG KITA



1.       Ext.Parkiran sekolah. Pagi
Cast       : Elnina
Pagi hari Elnina baru sampai disekolah dan memarkir motornya kemudian berjalan menuju kelasnya. (Long)
Cut to    :
2.       Int. Ruang kelas. Pagi
Cast       : Elnina dan teman-temannya
Elnina melihat sekeliling kelasnya, barusegelintir temannya yang  datang. (Long)
Elnina menaruh tasnya di atas meja kemudian duduk di bangkunya dan membaca sebuah buku. (MLS)
Luna
Novel baru nih kayaknya. Bagus nggak ceritanya ?
(dengan antusias melihat buku yang di baca Elnina)
(MLS)
Elnina
Iya Lun. Belum tahu nih, aku juga baru baca.
(dengan senyuman)
(MLS)
Luna
Kalau udah selesai baca aku pinjam ya. Penasaran nih pengen baca.
(dengan sedikit memohon)
(MLS)
Elnina
Oke.
(dengan senyum dan mengacungkan jempol)
(MLS)
Cut to    :

3.       Int.Ruang kelas.Pagi
Cast       : Guru dan murid-muridnya
Seorang guru matematika sedang menjelaskan di depan kelas. Murid-murid tidak ada yang bersuara.Tapi di balik kesunyian itu hanya segelintir siswa-siswi yang memeperhatikan.
Sebagiannya lagi sibuk dengan kegiatan masing-masing. (Long)
Seorang siswi bernama Rindi tertidur sangat nyenyak. (Close up)
 Iqbal membaca komik sambil mendengarkan lagu dengan menggunakan headset. (MLS)
Lola asyik menggambar. (MLS)
Andre asyik sendiri dengan laptopnya. (MLS)
Dan banyak lagi kegiatan-kegiatan siwa lainnya.Seorang siswi bernama Putri menyikut teman sebangkunya. (MLS)
Putri
Shof, boring nih.
(dengansuaran yang berbisik)
(Close up)
Shofi
Emang kamu aja yang boring. Aku juga boring tau.
(dengan suara berbisik dan ditekan pada kata “aku dan boring”)
(close up)
Putri
Shof, Shof,, liat deh si Rindy tidur tuh. Kerjain yuk.
(dengan senyum yang jahil)
(MLS)
Shofi
Kita bilang bu guru aja, supaya dia dibangunin sama bu guru.
(dengan berbisik namun bersemangat)
(Closeup)
Putri
Bu, Rindi tidur.
(dengan suara perlahan)
(MLS)
Guru
(Berjalan menuju bangku Rindy)
(Long)
Rindy..
(dengan suara membentak)
(Close up)
Rindy
(kaget dan segera bangun merapikan cara duduknya)
(MLS)
Guru
Kenapa kamu tidur di kelas? Ayo ulangi penjelasan saya tadi
(dengan suara yang keras dan membentak)
(MLS)
Rindy
(Menundukan kepala dan terdiam)
(Close up)
Guru
Sebentar lagi kamu akan Ujian Nasional dan masih acuh  tak acuh pada pelajaran. Bagaimana mau bisa lulus. Perbuatan kamu jangan diulangi lagi.  Ya sudah anak-anak kita cukupkan pelajaran hari ini. Selamat pagi.
(berjalan keluar kelas)
(Long)
Cut to    :

4.       Ext.Parkiran sekolah. Siang
Cast       : Elnina, Reno
Elnina berjalan menuju motornya, tiba-tiba ia mendengar seseorang memanggilnya dari belakang. Ia pun menoleh. (MLS)
Ternyata yang memanggilnya adalah Reno. Reno menghampiri Elnina. (Long)
Reno
Nina, boleh nggak ntar malam aku belajar ke rumahmu?
(dengan senyuman)
(MLS)
Elnina
Iya, datang aja, Ren.
(sambil menganggukkan kepala)
(MLS)
Reno
Ya udah kalau gitu aku pulang dulu.
(dengan suara ramah dan berjalan sambil melambaikan tangan)
(Long)
Cut to    :


5.       Int. Ruang tamu. Malam
Cast       : Elnina, Reno
Elnina dan Reno belajar bersama untuk ulangan besok. Tak jam sudah menunjukkan pukul 9.30 PM. (MLS)
Reno
Hmmmm,, udah belajar keras kayak gini moga aja hasilnya memuskan.
(dengan suara dan tampang mengharap)
(MLS)
Elnina
Amiiiinnn. Optimis aja, yang penting kan kita udah usaha. Kalau hasilnya kurang yaa jadiin motivasi buat belajar lebih giat.
(dengan suara tenang)
(MLS)
Reno
Ceeiillee bijaksana banget tuh kalimat.
(dengan senyum dan menyikut lengan Elnina)
(MLS)
Elnina
Apaan sih. Biasa aja kalii Ren.
(tertawa)
(MLS)
Reno
Nin, aku pulang dulu yaa. Udah malem nih.
(berdiri)
(Long)
Elnina
Ya udah. Hati-hati yaa.
(berjalan keluar rumah)
(Long)
Reno
Daah Nina.. Assalamualaikum.
(melambaikan tangan kemudian mengendarai motornya)
(Long)
Elnina
Waalaikumsalam.
(melambaikan tangan kemudian masuk ke dalam rumah)
(Long)
Cut to    :

6.       Int. Ruang kelas. Siang
Cast       : Guru dan murid-murid
Siang itu adalah jam pelajaran terakhir dan kelas XII Ips 3 sedang ulangan matematika. Bu guru keluar dari kelas. Siswa-siswi mulai kasak-kusuk. (Long)
Ada yang melihat contekan yang sudah disiapkan sebelum ulangan, ada juga siswa yang melirik jawaban temannya. (Close up)
Beberapa menit kemudian bel pulang berbunyi. Bu guru masuk ke kelas dan meminta siswa-siswi mengumpulkan ulangannya. (Long)
Guru
Ayo anak-anak kumpulkan jawaban kalian.
(berdiri disamping meja guru)
(MLS)
Siswa-siswi
(ke depan meja guru mengumpulkan jawaban)
(Long)
Guru
Ya sudah kalian boleh pulang. Assalamualaikum.
(berjalan keluar kelas)
(Long)
Siswa-siswi
Waalaikumsalam.
(berjalan keluar kelas)
(Long)
Cut to    :
7.       Int. Tokobuku . Sore
Cast       : Elnina, Luna, putri, shofi, Reno
4 orang anak perempuan berjalan mengelilingi rak-rak buku dan sesekali membacanya sebentar. (Long)
Putri
Nin, sini deh. Aku mau nunjukin sesuatu nih.
(dengan antusias dan senyum lebar)
(MLS)
Elnina
(berjalan menghampiri Putri)
(Long)
Apaan put ?
(dengan suara dan tampang penuh Tanya)
(MLS)
Putri
Inikan yang kamu cari ?
(sambil menunjukkan sebuah buku)
(MLS)
Elnina
(air mukanya langsung berubah menjadi senang)
(Close up)
Ya ampun bener banget Put, novel ini yang aku cari. Akhirnya ketemu juga.
(dengan suara riang dan memeluk buku itu)
(MLS)
Putri
Yee, terus gue harus bilang Jokowow gitu ? biasa aja kale non. Alay luu.
(menjitak kepala Elnina)
(Close up)
Elnina
Harus donk, kalo bisa fotoan juga tu sama Pak Jokowow.
(dengan tampang iseng)
(MLS)
Shofi dan Luna
(tiba-tiba berada di belakang Elnina dan putri)
Jokowi kale non, bukan Jokowow.
(sedikit berteriak di telinga Elnina)
(Close up)
Elnina
Suka-suka gue donk yaa.
(dengan nada sewot dan menjulurkan lidahnya)
(MLS)
Luna
Dasar sotoy.
(menjitak kepala Elnina)
(Close up)
Elnina, Luna, Putri, shofi
(tertawa)
(MLS)
Reno
Hemmmm…
(menepuk pundak Elnina)
(MLS)
Elnina
(menoleh)
Reno! Nyari apa?
(MLS)
Reno
Nyariin kamu Nin.
(dengan suara menggoda dan senyum jahil)
(MLS)
Elnina
Apaan sih. Mulai deh ngawur.
(dengan suara sebal dan tersenyum menimpuk reno dengan buku)
(MLS)
Luna, Shofi, Putri
Ciieeeeeee
(dengan suara menggoda dan tertawa)
(MLS)
Elnina
Ciia ciee ciia ciee. Apaan sih kalian.
(dengan suara sebal)
(MLS)
Reno
Yaelah, kok jadi ribut. Nin, bantuin donk nyari novel yang bagus.
(dengan sedikit memohon)
(MLS)
Elnina
Heeh? Tumben kamu nyari novel.
(dengan suara dan tampang heran)
(Close up)
Reno
Itu adik Cila minta dibeliin novel. Katanya buat tugas resensinya.
(menghela nafas)
Elnina
Ooow, gitu. Bentar yaa.
(mengambil sebuah buku kemudian menyodorkannya pada reno)
Nih, bagus banget ceritanya. Aku suka novel itu, udah aku baca berkali-kali saking sukanya.
(dengan nyengir)
(MLS)
Reno
Dasar otak novel.
(Menimpuk kepala nina dengan novel dan tertawa bersama nina)
(MLS)
Cut to    :

8.       Int. Ruang kelas. siang
Cast       : Murid-murid kelas XII Ips 3
Suasa kelas terlihat ricuh dan ramai dengan kelakuan para murid Ips 3. Kebetulan hari itu tidak ada guru. (Long)
Rudi
Ren, kamu kan sahabatnya Nina dari kelas 10. Kamu tau dong siapa pacarnya Nina.
(dengan tampang ingin tahu)
(MLS)
Reno
Emang kenapa nanyain pacarnya Nina? Naksir?
(dengan tampang datar)
(MLS)
Rudi
Yaah begitulah. Hehehe
(Nyengir sambil garuk-garuk kepala)
(MLS)
Reno
Aku nggak tau.
(dengan sedikit ketus dan berjalan meninggalkan Rudi)
(Closeup dan Long)
Rudi
(tampang bingung dan menggaruk-garuk kepala)
(Close up)
Cut to    :

9.       Ext. Depan kelas. Siang
Cast       : Elnina dan Reno
Reno duduk merenung di sebuah bangku di depan kelas. Kemudian Elnina datang menghampirinya.

Elnina
Wooy sotoy, siang-siang ngelamun. Kesambet tau rasa lu !
(berteriak di telinga Reno sambil menimpuk Reno dengan  buku)
(MLS)
Reno
Suka-suka dong ya. Masalah buat lu.
(berteriak di telinga Elnina kemudian menjulurkan lidahnya dengan tampang mengejek)
(MLS)
Elnina
Bussseettt!! Budek aku gara-gara kamu teriak sotoy!!!
(dengan suara agak keras sambil menjitak kepala Reno)
(MLS)
Reno
Heeh, nggak sopan jitak-jitak kepala, tuaan aku juga dari kamu.
(dengan suara sok galak)
(MLS)
Elnina
Kalau kamu sih udah kelewat tua, Ren. Udah keriput malah.
(tertawa dan dengan tampang mengejek kemudian berlari meninggalkan Reno)
(MLS kemudian Long)
Reno
(tersenyum sambil menggelengkan kepala)
(MLS)
Cut to    :

10.   Int. Kamar Reno. Malam
Cast       : Reno
Di atas tempat tidur Reno sibuk dengan laptopnya sambil mendengarkan sebuah lagu dari Sammy simorangkir yang berjudul Dia.  (MLS)
Namun, tak lama kemudian dia beranjak  menuju sebuah meja dan membuka laci meja itu, kemudian mengambil sebuah album foto dan membawanya ke tempat tidur kemudian merebahkan tubuhnya kembali. (MLS)
Dia membuka album foto itu dan memandangi foto-fotonya bersama Elnina sejak ia mulai bersahabat di  kelas 10 dulu sampai saat ini di kelas 12. Dan selama itulah ia memendam rasa cintanya pada Nina. (Close up)
Reno
Dia hanya menganggapku sahabat.
(berbicara sendiri dan tersenyum kemudian menghela nafas panjang)
(MLS)
Cut to    :

11.   Int. Kamar Elnina. Malam
Cast       : Elnina
Nina mambaringkan tubuhnya di tempat tidurnya sambil membaca novel dan mendengarkan lagu Sammy simorangkir yang berjudul Dia. (MLS)
Tiba-tiba sebuah foto jatuh dari novel tersebut. (Close up)
Nina memandangi foto itu, fotonya bersama Reno saat liburan semester kemarin. (Close Up)
Nina tersenyum kemudian menghela nafas panjang dan menaruh foto itu kembali. (Close up)
Cut to    :

12.   Int. Ruang kelas. Pagi
Cast       : Guru dan murid-murid
Beberapa bulan semester genap telah berlalu, ujian sekolah dan ujian praktik pun telah berlalu.  Seminggu lagi tiba saatnya ujian nasional. Kini para siswa sibuk belajar untuk persiapan ujian nasional.
Guru
Anak-anak kalian harus belajar lebih giat lagi untuk ujian nasional. Ingat ujian nasional satu minggu lagi. Sudah tidak ada waktu lagi untuk kalian main-main. Terutama kamu Agus sudah tidak ada lagi kata bolos dan malas untuk kamu, kamu harus rajin belajar. Kamu Rindy bicara dan tidur di kelas harus kamu hilangi.
(dengan suara tegas)
(MLS)
Agus
Pasti bu.
(dengan suara mantap dan mengangguk)
(Close up)
Rindy
Iya bu.
(mengangguk)
Guru
Baiklah, persiapkan diri kalian.
Sampai disini pertemuan kita hari ini.
Assalamualaikum.
(berjalan keluar kelas)
(Long)
Cut to    :

13.   Int. Rumah Elnina. Malam
Cast       : Elnina dan teman-temannya.
Seminggu kemudian. Tiba saatnya ujian nasional. Malam sebelum ujian nasional Elnina dan temannya belajar bersama di rumah Elnina. (Long)
Agus
Aku ingin benar-benar belajar dan mendapatkan nilai kelulusan yang bagus. Aku ingin membuat orangtuaku  bahagia, selama ini aku udah ngecewain dia, nyusahin dia.
(dengan suara penuh penyesalan dan menghela nafas panjang)
(Close up)
Rindy
Iya Gus, aku juga.
(menghela nafas panjang)
(close up)
Elnina
Udah deh nggak usah pikirin yang lalu biar berlalu. Sekarang waktunya buat berjuang untuk masa depan. Ayoo dong semangat. Pokoknya kita harus lulus semua.
(dengansuara penuh semangat dan senyum semangat)
(MLS)
Reno
Bener tu yang dibilang Nina.
(Mengacungkan jempolnya)
(MLS)
Malam itu mereka belajar dengan serius dan penuh semangat. (MLS)
Cut to    :

14.   Int. Ruang kelas. Pagi
Cast       : Murid dan pengawas
Ujian nasional sudah mulai, suasana ruang ujian sangat sepi dan para siswa mengerjakan soal ujian  dengan serius. (MLS)
Cut to    :

15.   Int. Kamar Agus. Malam
Sepulang belajar kelompok dari rumah Elnina, Agus langsung belajar lagi sampai larut malam.
Ia mondar-mandir dengan bibir komat-kamit menghafal, terkadang sambil berbaring hingga ia ketiduran. (MLS)
Cut to    :

16.   Int. Ruang kelas. Pagi
Cast       : Murid dan pengawas
Hari ini adalah hari terakhir ujian nasional, para siswa tetap khusyuk dan semangat mengerjakan soal. (MLS)
Cut to    :

17.   Ext. Ruang kelas. Pagi
Cast       : Siswa-siswi
Wajah semua siswa hari ini terlihat teang dan berseri karena ujian nasional sudah berakhir, itu berarti selesai sudah semua kewajiban yang harus dilakukan kelas XII, tinggal menunggu pengumuman saja. Terlihat siswa-siswi sedang berkumpul dan bercengkrama. (Long)
Cut to    :

18.   Int. Ruang kelas. Pagi
Cast       : Siswa-siswi
Hari ini tiba saatnya siswa-siswi kelas XII menerima pengumuman kelulusan. Semua siswa sudah memegang amplop pengumuman di tangannya. Satu persatu siswa membuka amplop pengumuman. (Long)
Elnina dan Reno
Bismillahirrohmanirrohim.
(Membuka amlplop dengan perlahan sambil memejamkan mata)
(MLS)
Elnina
Yeeeeeeeeeeeeeee,,,,,,,,,,,Luuuluuuusssss!!!!!
(dengan suara memekik dan menutup muka dengan lembaran pengumuman)
(close up)
Reno
Yeeeessss!!!
(Berteriak dan mendorong tangannya keatas)
(MLS)
Agus
Woooyyyyy,,,,,, Akuuu luluuuusss!!!!!!!
(Berteriak kemudian sujud syukur)
(MLS)
Siswa kelas XII lulus 100%, mereka saling berpelukan menangis bahagia. (Long)
Cut to :
19.   Ext.  Depan kelas. Pagi
Cast       : Reno dan Elnina
Mereka duduk di sebuah kursi yang ada di depan kelasnya. (Long)
Reno
(menghapus air mata Elnina dengan  tangan kanannya)
Kok nangis sih?
(dengan suara ingin tau)
(MLS)
Elnina
Aku nangis soalnya aku bahagia kalau aku lulus, tapi di sisi lain aku juga sedih soalnya kita akan pisah terus bakalan susah buat ketemu, nggak ketemu tiap hari lagi kayak dulu.
(dengan suara sedih dan meneteskan air mata)
(MLS)
Reno
Tau nggak, 2 tahun satu kelas sama kalian tuh bermakna banget buat aku. Apalagi sekelas 3 tahun sama kamu  benar-benar bermakna. Kamu itu berarti banget buat aku.
(Menghela nafas panjang)
(MLS)
Elnina
Maksud kamu ?
(dengan suara heran dan mengerutkan keningnya)
(MLS)
Reno
Iya dari dulu sampai sekarang kamu itu berarti buat aku.
Dari dulu sampai sekarang aku sayang sama kamu.
(Menundukkan kepala)
(MLS)
Elnina
Dari dulu kapan ?
(dengan suara ingin tahu)
(MLS)
Reno
Dari baru kenal kamu di kelas X.
(dengan suara pelan)
(MLS)
Elnina
Udah deh nggak usah ngawur.
(Mendorong pundak Reno)
(MLS)
Reno
Suweeerr bawell. Aku serius.
(menarik hidung Elnina)
(close up)
Elnina
Iya aku percaya.
(dengan suara meyakinkan)
(MLS)
Reno
Teruss ??
(dengan suara penuh tanya)
(MLS)
Elnina
Me too.
(dengan suara lembut dan tersenyum)
(MLS)

Reno
(Tersenyum)
(close up)
Reno dan Elnina
(tersenyum dan saling memandang)
(MLS)

Cut to    :

20.   Ext. Lapangan sekolah. Pagi
Cast       : Siswa-siswi
Hari itu adalah hari paling bahagia sekaligus hari yang sedih bagi semua siswa, karena hasil pengumuman hari ini adalah seluruh siswalulus tanpa terkecuali, tapi  di satu sisi mereka juga sedih karena harus berpisah dengan teman-teman mereka selama di sekolah ini.
Ada yang berkumpul dengan wajah yang begitu ceria dan ada juga yang berkumpul dan menangis sedih karena akan berpisah. (Long)
Masa SMA adalah masa yang paling indah, di mana kita mulai beranjak dewasa, memiliki rasa ingin tau yang tinggi, rasa ingin mencoba segala sesuatu, mengenal sahabat sejati, kekompakan, dan mengenal cinta.
Kisah kasih masa SMA takkan bisa terlupakan dan akan selalu menjadi kenangan indah dalam memori
Fade out    
Karya : Bq Nilagetir Fitriyani